rotation


#JadiBaruLagi

Le Minerale is aware of the importance of protecting the earth through more environmentally friendly production activities. Implementing a business model that facilitates and manages plastic waste will always be a priority for us. Le Minerale's efforts to encourage sustainable practices in Indonesia do not stop there.

Education

Education

Increase awareness about waste sorting and management

Recycle

Recycle

Recycling and upcycling plastic waste

Partnership

Partnership

Partnering with stakeholder for sustainable activities

Distribute your waste #JadiBaruLagi

After sorting the waste, you can find easy options for distributing them:

Deliver Gallons to Nearest Drop Box

Partner

LOGO KLH
LOGO Kemenper
Seal_of_the_Coordinating_Ministry_for_Maritime_and_Investment_Affairs
LOGO TKN PSL
LOGO GAPMMI
LOGO ASPARMINAS
LOGO ADUPI
LOGO ASOBSI
LOGO KOMISI EKOLOGI
LOGO CSWM UI
LOGO SW
LOGO Polindo Utama
OceanPlastic-Logo_AWs_MAIN
LOGO Plasticpay
LOGO SIRSAK
LOGO LIONS
Le Minerale Dorong Kemajuan UMKM di Masjid Istiqlal melalui Peremajaan Foodcourt

JAKARTA — Le Minerale kembali memperkuat sinergi dengan Masjid Istiqlal melalui dukungan pembaruan Foodcourt Masjid Istiqlal. Wajah baru area kuliner ini secara resmi diumumkan dalam acara Re-launching Zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat (KHAS) di Masjid Istiqlal pada Jumat, (21/08). 

Tak hanya menghadirkan area kuliner yang lebih nyaman bagi masyarakat, Zona Khas Masjid Istiqlal menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem UMKM agar semakin berkembang. Dengan terlaksananya program ini, Masjid Istiqlal menyampaikan  terima kasih kepada Le Minerale atas dukungan yang turut mendorong hadirnya ruang yang lebih baik bagi pelaku UMKM.  

Direktur Utama Istiqlal Global Fund (IGF), Ahsanul Haq mengatakan, “Alhamdulillah hari ini kita me-re-launching zona khas yang ada di Istiqlal. Karena itu kami berterima kasih kepada teman-teman dari Mayora Group. Dalam hal ini Le Minerale sering berkolaborasi dengan Istiqlal Global Fund dalam berbagai kegiatan.” 

Tak sampai di situ, Ahsanul menjelaskan bahwa kerja sama antara Masjid Istiqlal dengan Le Minerale dibangun melalui konsep sinergi, dengan memanfaatkan peran dan kapasitas masing-masing pihak. Salah satu bentuknya adalah melalui berbagai pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UMKM, sehingga mereka dapat meningkatkan kapasitas dan mengembangkan usahanya.

Sebagai mitra jangka panjang, Le Minerale terus menunjukkan komitmennya melalui berbagai program sebelumnya yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat, mulai dari dukungan program umrah bagi marbot, pemberian beasiswa bagi anak-anak berprestasi, hingga dukungan dalam berbagai peringatan hari besar Islam di Masjid Istiqlal.

Marketing Director Le Minerale, Febri Satria Hutama mengatakan bahwa kolaborasi bersama Masjid Istiqlal menjadi bagian dari komitmen Le Minerale untuk terus membangun kerja sama yang berkelanjutan dengan berbagai pihak. 

Marketing Director Le Minerale, Febri Satria Hutama mengatakan bahwa kolaborasi bersama Masjid Istiqlal merupakan bagian dari komitmen Le Minerale untuk membangun hubungan jangka panjang yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Masjid Istiqlal kepada Le Minerale untuk dapat terus berkolaborasi dan menjadi bagian dari berbagai kegiatan di Istiqlal. Bagi kami, kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi yang terus kami jaga dan kembangkan,” ujarnya.

Menurut Febri, sebagai brand yang hadir di tengah keseharian masyarakat Indonesia, Le Minerale percaya bahwa kontribusi sebuah brand tidak berhenti pada produk yang dihadirkan, tetapi juga bagaimana brand dapat memberikan manfaat dan tumbuh bersama masyarakat.

“Karena itu, kami terus membangun kolaborasi dengan Masjid Istiqlal melalui berbagai inisiatif, mulai dari pemberdayaan UMKM hingga dukungan terhadap kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan. Ke depan, kami ingin terus memperluas sinergi ini agar Le Minerale dapat semakin dekat dengan masyarakat melalui kontribusi yang nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sinergi Le Minerale dan Masjid Istiqlal juga diwujudkan melalui berbagai program sosial dan kemasyarakatan. Selain mendukung pengembangan UMKM di Zona Kuliner KHAS, kerja sama keduanya mencakup sejumlah kegiatan lain, termasuk program beasiswa serta program umrah bagi para marbot Masjid Istiqlal yang telah lama mengabdi.  

Ahsanul menyebut program tersebut merupakan agenda tahunan Le Minerale yang diprioritaskan bagi marbot yang telah senior dan memiliki masa pengabdian panjang di Masjid Istiqlal.

Kontribusi tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi Le Minerale dan Masjid Istiqlal tidak berhenti pada dukungan terhadap aktivitas ekonomi dan kawasan kuliner. Kerja sama juga diarahkan pada dukungan terhadap kegiatan sosial, keagamaan, pemberdayaan masyarakat, hingga apresiasi bagi para marbot yang selama ini berperan dalam menjaga aktivitas masjid.

Re-launching Zona Kuliner KHAS Masjid Istiqlal pun menjadi momentum untuk memperluas sinergi tersebut, sekaligus memperkuat ekosistem masjid yang tidak hanya menyediakan ruang ibadah, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Le Minerale Kembali Berbagi Kebaikan Ramadhan di Masjid Istiqlal, Buktikan Komitmen Sebagai Mitra Jangka Panjang

JAKARTA - Ramadan merupakan momentum istimewa untuk memperkuat keimanan sekaligus berbagi kebaikan bagi sesama. Di bulan yang penuh berkah ini, semangat berbagi tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial yang bermanfaat bagi umat.

Le Minerale, sebagai mitra jangka panjang Masjid Istiqlal pun menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kepedulian sosial dengan berbagi kebaikan selama Ramadan di area masjid Istiqlal. Tidak hanya itu, Le Minerale juga telah mendukung berbagai program Masjid Istiqlal seperti pemberdayaan UMKM dengan peremajaan area kuliner Masjid Istiqlal, program umroh marbot serta beasiswa bagi anak-anak marbot berprestasi, mendukung berbagai program keagamaan di Istiqlal.

Direktur Utama Istiqlal Global Fund, Ahsanul Haq, turut menegaskan bahwa sinergi Masjid Istiqlal dan Le Minerale ini merupakan bagian dari penguatan peran masjid dalam membangun kemandirian umat dan sinergi yang dilandasi kesamaan visi. “Kemitraan ini mencerminkan sinergi antara institusi keagamaan dan industri dalam negeri milik bangsa dalam membangun ekosistem kebaikan yang berkelanjutan untuk memperkuat nilai gotong royong, solidaritas, serta membantu pemberdayaan umat. Bagi Istiqlal Global Fund, kolaborasi ini merupakan aktualisasi dari fungsi masjid yang tidak hanya sebagai sarana ibadah mahdhah (utama), namun juga sebagai hub pertemuan bermuamalah dalam ibadah ghairu mahdhah. Pertemuan antara industri besar seperti Le Minerale dan Mayora Group dengan UMKM binaan IGF di lingkungan Masjid Istiqlal membangun harapan besar untuk menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat.”

Ahsanul menambahkan, “Dalam membangun ikatan sinergis & produktif Le Minerale sebagai kelompok usaha di bawah Mayora Group, telah banyak membangun program-program bersama, salah satunya adalah pengembangan & pembinaan UMKM di sekitar masjid Istiqlal & UMK jamaah masjid istiqlal.”

Masjid Istiqlal pun mengapresiasi Le Minerale sebagai partner pilihan atas kerjasama yang telah terjalin secara konsisten,“Kami mengapresiasi komitmen Le Minerale dalam mendukung berbagai program pemberdayaan di Masjid Istiqlal. Sebagai masjid negara yang setiap hari melayani ribuan jamaah, kami memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam hal penyediaan air mineral yang berkualitas dan terpercaya terutama di bulan suci.” ucap Ahsanul

Dalam penyediaan kebutuhan dasar yang berkualitas dan terpercaya, khususnya pada bulan suci Ramadan ini Le Minerale menjadi produk pilihan untuk memenuhi kebutuhan jamaah untuk berbuka puasa karena kualitasnya. Dari tahun ke tahun, Le Minerale secara konsisten berbagi berkah untuk jamaah. Tahun ini, Le Minerale kembali membagikan 5.000 botol Le Minerale dan paket makanan untuk berbuka puasa jamaah Masjid Istiqlal.

Kegiatan berbagi berkah tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang bertajuk, “Bersama Istiqlal, Le Minerale Berbagi Kebaikan Ramadhan” yang berlangsung di selasar Masjid Istiqal, Rabu (4/4).

Marketing Director Le Minerale, Febri Satria Hutama mengatakan, “Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan sebagai produk asli milik Indonesia untuk terus menghadirkan manfaat berkelanjutan. Kehadiran Le Minerale tidak hanya sebatas dukungan kegiatan, tetapi juga menjadi mitra dari perjalanan panjang Masjid Istiqlal yang menjadi menara cahaya kebanggaan umat Islam Indonesia dan simbol persatuan bangsa. Terutama dalam memberikan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan bagi masyarakat".

Melalui kolaborasi ini, Le Minerale dan Masjid Istiqlal berharap semangat berbagi antara institusi keagamaan dan dunia usaha terutama di bulan Ramadan ini, dapat terus menumbuhkan kepedulian serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

Menteri Agama RI Lepas Jamaah Umrah Marbot Istiqlal yang Diberangkatkan Le Minerale

Dalam momen penuh makna di bulan Muharram 1447 H, Menteri Agama Republik Indonesia secara resmi melepas keberangkatan jamaah umrah yang terdiri dari para marbot dan karyawan Masjid Istiqlal. Keberangkatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Masjid Istiqlal dan Le Minerale, yang secara penuh mendukung program umrah ini sebagai wujud apresiasi dan kepedulian terhadap mereka yang telah mengabdikan diri menjaga rumah ibadah umat Islam Indonesia.

Dalam momen penuh makna di bulan Muharram 1447 H, Menteri Agama Republik Indonesia secara resmi melepas keberangkatan jamaah umrah yang terdiri dari para marbot dan karyawan Masjid Istiqlal. Keberangkatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Masjid Istiqlal dan Le Minerale, yang secara penuh mendukung program umrah ini sebagai wujud apresiasi dan kepedulian terhadap mereka yang telah mengabdikan diri menjaga rumah ibadah umat Islam Indonesia.

Dukungan Le Minerale untuk para marbot dan karyawan Istiqlal ini mendapat apresiasi dari Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, yang turut hadir melepas keberangkatan para marbot. “Le Minerale sudah memberi dukungan dalam berbagai bentuk seperti beasiswa dan umroh. Banyak sekali manfaatnya. Berkat kerjasama kita dengan Le Minerale maka para marbot bisa berangkat umrah, dan InsyaAllah ini berkelanjutan untuk karyawan-karyawan di Masjid Istiqlal,” lanjutnya.

Direktur Utama Istiqlal Global Fund (IGF) Masjid Istiqlal, Ahsanul Haq, menyampaikan bahwa program ini memiliki arti sangat dalam bagi para marbot. “Umrah adalah impian banyak orang, tapi tidak semua orang seberuntung itu bisa mewujudkannya. Terutama bagi para marbot yang kesehariannya mengabdi di masjid, tentu perjalanan ke Tanah Suci menjadi kerinduan mendalam. Atas nama keluarga besar Masjid Istiqlal, Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Le Minerale yang sudah mewujudkan impian para karyawan untuk berangkat ibadah ke Tanah Suci. Semoga kerja sama ini bisa terus berlanjut dan menginspirasi banyak pihak untuk berbagi kebaikan.” kata Ahsanul.

Kebahagiaan dan rasa haru terpancar dari wajah para marbot yang diberangkatkan. Salah satu peserta, Asli Nopa Delisa yang mengungkapkan rasa syukurnya, “MasyaAllah luar biasa saya sangat bahagia sekali, gak ada yang lebih membahagiakan dari ini ya. Karena selama ini, ini yang saya idamkan sebagai insan yang selama ini mengabdi di Masjid Istiqlal. Saya sangat bersyukur dengan adanya program umroh gratis dari Le Minerale ini, terimakasih banyak kepada Le Minerale,” ucapnya.

Tak hanya itu, rasa syukur dan bahagia juga terungkap dari peserta umrah lainnya, yakni Sumedi yang sudah mengabdi selama 30 tahun dan mendapatkan kesempatan ke Tanah Suci di akhir masa tugasnya sebelum pensiun menjadi marbot  Masjid Istiqlal.

“Alhamdulillah ini sekaligus jadi hadiah pensiun saya, setelah mengabdi selama 30 tahun di Masjid Istiqlal. Saya bersyukur, dengan ibadah umroh dari Le Minerale ini semakin membuat ibadah saya makin sempurna, Le Minerale telah memberikan bantuan yang sangat besar bahkan bukan hanya di Masjid Istiqlal tapi banyak juga masjid lainnya yang dibantu oleh Le Minerale,” katanya.

Marketing Director Le Minerale, Febri Satria Hutama, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Le Minerale sebagai produk asli milik Indonesia.

“Kami percaya bahwa merek yang lahir dan tumbuh di negeri ini harus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia. Melalui program umrah ini, kami ingin memberikan apresiasi kepada para penjaga Masjid Istiqlal yang selama ini telah merawat rumah Allah dengan sepenuh hati. Ini bukan hanya soal keberangkatan ke Tanah Suci, tetapi tentang komitmen kami sebagai produk Indonesia untuk terus dapat menghadirkan keberkahan, harapan, dan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan masyarakat,” ungkap Febri.

Le Minerale, yang telah menjadi mitra jangka panjang Masjid Istiqlal, senantiasa mendukung berbagai aktivitas di masjid kebanggaan umat tersebut. Tidak hanya lewat program umrah ini, namun juga melalui distribusi air mineral untuk kebutuhan jamaah serta berbagai inisiatif sosial keagamaan lainnya.

Hasil Riset UKK LST FMIPA UI: segel Le Minerale Terbukti 100% Cegah Kontaminasi Debu, Bakteri, dan Jamur

JAKARTA, 19 Mei 2025 – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap aspek higienitas air minum dalam kemasan, inovasi yang mengedepankan perlindungan produk menjadi kunci utama untuk memastikan keamanan pangan. Salah satu perhatian besar adalah potensi kontaminasi dari debu, bakteri, maupun jamur selama penyimpanan, distribusi, hingga penjualan di berbagai titik, seperti warung kelontong, terminal, atau minimarket. Menjawab kebutuhan tersebut, Le Minerale hadir sebagai air mineral yang mengedepankan perlindungan menyeluruh dengan inovasi segel pelindung pada tutup botol, yang kini telah dibuktikan secara ilmiah bahwa segel pada Le Minerale tersebut terbukti efektif dalam mencegah cemaran dari lingkungan.

JAKARTA, 19 Mei 2025 – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap aspek higienitas air minum dalam kemasan, inovasi yang mengedepankan perlindungan produk menjadi kunci utama untuk memastikan keamanan pangan. Salah satu perhatian besar adalah potensi kontaminasi dari debu, bakteri, maupun jamur selama penyimpanan, distribusi, hingga penjualan di berbagai titik, seperti warung kelontong, terminal, atau minimarket. Menjawab kebutuhan tersebut, Le Minerale hadir sebagai air mineral yang mengedepankan perlindungan menyeluruh dengan inovasi segel pelindung pada tutup botol, yang kini telah dibuktikan secara ilmiah bahwa segel pada Le Minerale tersebut terbukti efektif dalam mencegah cemaran dari lingkungan.

Hasil riset ilmiah terbaru dari Unit Kerja Khusus Laboratorium Sains Terapan (UKK LST) FMIPA Universitas Indonesia memperkuat klaim tersebut. Studi bertajuk "Pengaruh segel Tutup Botol terhadap Ketahanan Paparan Cemaran Debu dan Mikroba" mengonfirmasi bahwa segel Le Minerale mampu memberikan perlindungan hingga 100% terhadap kontaminasi debu, bakteri, dan jamur, menjadikannya sebagai air minum dalam kemasan (AMDK) dengan perlindungan paling unggul saat ini.

Dr.rer.nat. Agustino, S.Si., M.Sc., Kepala Laboratorium Kimia FMIPA UI, menjelaskan bahwa meskipun produk AMDK diproduksi dengan standar ketat di lingkungan pabrik, kontaminasi silang dari luar kemasan saat distribusi dan penyimpanan masih menjadi risiko nyata. Debu dan mikroorganisme patogen seperti Staphylococcus aureus dan Aspergillus niger diketahui dapat bertahan di permukaan benda mati selama beberapa hari. Penelitian Kusumaningrum (2003), misalnya, menunjukkan bahwa Staphylococcus aureus mampu bertahan pada permukaan stainless steel hingga empat hari, menegaskan urgensi penghalang eksternal yang efektif untuk kemasan AMDK, seperti yang lebih dulu telah diterapkan oleh Le Minerale.

“Bila pada permukaan stainless steel saja mikroba bisa bertahan berhari-hari, tentu potensi kontaminasi pada permukaan botol plastik di lingkungan terbuka jauh lebih besar. Ini menjadi dasar kami untuk menguji seberapa besar efektivitas segel Le Minerale dalam melindungi produknya,” ujar Agustino.

Studi ini dilakukan melalui dua pendekatan pengujian yaitu Simulasi lingkungan terbuka seperti warung kelontong, minimarket, dan terminal; dan Uji laboratorium ekstrem, dengan memaparkan botol Le Minerale berukuran 600ml pada debu dan mikroba selama 1–6 jam.

Setiap sampel kemudian dianalisis secara kuantitatif untuk mengukur akumulasi partikel debu, bakteri, dan kapang pada tutup dan leher botol, baik yang memiliki segel maupun tidak.

Hasilnya, segel pada Le Minerale unggul secara kuantitatif. "Pada paparan ekstrim di laboratorium, segel Le Minerale lebih efektif melindungi air dan kemasan dari paparan debu hingga 80%, bakteri Staphylococcus aureus hingga 97%, dan paparan kapang Aspergillus niger hingga 90 % dibanding air kemasan yang tak menyertakan segel dalam peredarannya di masyarakat. Dan dalam kondisi nyata di pasaran, termasuk warung kelontong, minimarket, terminal, perlindungan segel Le Minerale terbukti mampu mencegah kontaminasi debu, bakteri maupun jamur hingga 100%," lanjutnya.

Agustino juga secara tegas menambahkan bahwa hasil research yang diperoleh menjadi dasar kuat klaim segel pada Le Minerale bukanlah semata fitur estetika, namun merupakan inovasi berbasis sains yang sangat efektif untuk menjamin keamanan konsumen.

Marketing Director Le Minerale, Febri Satria Hutama, menyambut hasil penelitian ini sebagai validasi ilmiah yang dapat menciptakan dampak nyata bagi masyarakat. “Terima kasih kepada peneliti dari FMIPA UI yang telah mendukung kami. Kami sangat bangga bisa berkolaborasi dengan institusi terdepan seperti UI, yang menjembatani ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri demi kebaikan bersama,’’ buka Febri.

“Sejak awal, Le Minerale memiliki misi untuk menyediakan air mineral yang bukan hanya segar dan sehat, tetapi juga higienis secara menyeluruh. Le Minerale melihat bahwa meskipun air mineral dalam kemasan diproduksi dengan standar tinggi, ada satu tantangan penting yang masih sering dihadapi di lapangan, yaitu potensi paparan kontaminasi selama proses distribusi dan penyimpanan, terutama di lingkungan terbuka seperti warung kelontong, terminal, atau area penjualan lainnya. Maka dari itu, penting bagi kami untuk tidak hanya menjawab kekhawatiran ini hanya dengan inovasi, tetapi juga membuktikan efektivitas inovasi tersebut secara ilmiah,” jelasnya.

Febri juga menambahkan bahwa hasil riset yang diperoleh sungguh menguatkan apa yang sejak awal telah menjadi inisiatif inovasi Le Minerale, yaitu kehadiran segel pelindung pada tutup botol untuk menjaga higienitas air dari paparan debu, bakteri, dan jamur.

“Hasil riset ini menegaskan bahwa segel Le Minerale adalah inovasi unggulan dan krusial  yang memberikan perlindungan 100%, bukan sekedar klaim, tapi fakta ilmiah. Ini adalah pembeda yang signifikan dibanding  produk lain dan menjadi bukti nyata dari komitmen  Le Minerale untuk selalu menempatkan konsumen sebagai prioritas utama,” lanjut Febri.

Komitmen Le Minerale terhadap mutu, keamanan, dan inovasi tentunya tidak akan berhenti di sini. Le Minerale akan terus mengembangkan produk berbasis sains demi memberikan yang terbaik untuk masyarakat, dengan cara kemitraan strategis seperti yang telah dilakukan dengan FMIPA Universitas Indonesia ini.

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI, Prof. Dr. Hamdi Muluk, M.Si., turut memberikan apresiasi tinggi terhadap Le Minerale yang tak hanya mendorong penerapan riset ilmiah, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap Hak Kekayaan Intelektual para peneliti.

“UI bangga bahwa hasil riset ini tidak hanya menjadi kontribusi ilmiah, tapi langsung diterapkan industri demi perlindungan masyarakat. Ini selaras dengan semangat UI: Unggul, Impactful,” tutur Prof. Hamdi.

Aksi Nyata untuk Palestina: Le Minerale dan BAZNAS Ubah Botol Bekas Jadi Donasi Ratusan Juta Rupiah

Di tengah tantangan yang masih dihadapi oleh warga Palestina, setiap langkah kecil untuk membantu sangatlah berarti. Sebagai wujud solidaritas dan peduli kemanusiaan, Le Minerale yang merupakan produk asli milik Indonesia, berkomitmen untuk terus memberikan dukungan nyata untuk membantu meringankan beban dan mendukung warga Palestina.

Jakarta – Di tengah tantangan yang masih dihadapi oleh warga Palestina, setiap langkah kecil untuk membantu sangatlah berarti. Sebagai wujud solidaritas dan peduli kemanusiaan, Le Minerale yang merupakan produk asli milik Indonesia, berkomitmen untuk terus memberikan dukungan nyata untuk membantu meringankan beban dan mendukung warga Palestina.

 

Sebelumnya, Le Minerale telah berkontribusi memberikan donasi melalui kerjasama dengan berbagai pihak seperti TNI AL. Komitmen ini terus dilanjutkan oleh Le Minerale yang tahun ini bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui program  “Sedekah Botol Bekas Jadi Donasi Untuk  Palestina”.

 

Di sepanjang bulan Ramadan tahun ini, setiap harinya Le Minerale membagikan botol air mineral untuk 3.000 hingga 5.000 jamaah di Masjid Istiqlal. Lewat program ini, Le Minerale mengajak para jamaah Masjid Istiqlal untuk berpartisipasi dalam memberikan bantuan kepada masyarakat Palestina melalui cara yang unik dan sederhana, yaitu dengan menyedekahkan botol plastik bekas Le Minerale. Botol-botol plastik bekas tersebut kemudian dikumpulkan di dropbox botol bekas yang telah disediakan di beberapa titik di area Masjid Istiqlal.

 

Selanjutnya, Le Minerale mengonversikan botol-botol plastik bekas tersebut menjadi bantuan kemanusiaan yang kemudian disalurkan kepada masyarakat Palestina melalui BAZNAS. Jenis bantuan yang diberikan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Palestina berdasarkan kondisi terkini. Berdasarkan hasil konversi botol bekas Le Minerale, terkumpul donasi hingga 250 juta yang kemudian disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI.

 

Ketua BAZNAS RI, Prof. Noor Achmad, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Le Minerale dan pencapaian jumlah donasi ini, ”Kami mengapresiasi langkah Le Minerale yang menghadirkan dropbox untuk sampah daur ulang yang nantinya hasilnya untuk diberikan ke Palestina. Ini juga jadi langkah untuk membantu green zakat. Apa yang kami lakukan bersama Le Minerale untuk bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan dan saudara-saudara kita di Palestina."

 

"Sebagai produk asli Indonesia, ini sangat luar biasa. Bukan cuma berpengaruh untuk Indonesia tapi juga berpengaruh untuk dunia," lanjutnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Marketing Director Le Minerale, Febri Satria Hutama, mengungkapkan, “Botol Le Minerale terbuat dari kemasan PET yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Sehingga, botol bekasnya dapat dengan mudah terserap oleh industri daur ulang dan dimanfaatkan kembali menjadi barang baru seperti baju, sepatu, dan botol kembali.”

 

Ia kemudian menambahkan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung program tersebut. “Kami juga mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam mengikuti program sedekah sampah bersama Baznas. Setiap botol bekas memiliki nilai yang sangat berarti, bukan hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi kehidupan masyarakat Palestina yang membutuhkan bantuan. Kami percaya, setiap kebaikan kecil yang kita lakukan bersama-sama akan memberikan dampak yang besar,” lanjutnya.

 

Tak cukup sampai di situ, Febri juga menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan Le Minerale dalam pengelolaan sampah plastik. Sejak tahun 2021, Le Minerale telah aktif menjalankan program "Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional Le Minerale" yang bertujuan untuk meningkatkan daur ulang sampah plastik dan mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Melalui program ini, Le Minerale ingin mengajak masyarakat untuk terus peduli terhadap lingkungan dan memberikan kontribusi positif bagi sesama. (*)

Find The Nearest Drop Box
Search
Data not found

{{ recyclePoint.name }}

{{ recyclePoint.address }}
{{ recyclePoints.meta?.current_page }} / {{ recyclePoints.meta?.last_page }}

Have no time to deliver
your used gallon?

Our Partner is ready
to pick up!

Rapel
Rapel
Kepul
Kepul